Kenapa orang lebih suka SMS dari pada telepon

Beberapa orang lebih nyaman berkomunikasi lewat sms daripada telepon. Apalagi dijaman serba online sekarang ini.

Pesan singkat tidak lagi hanya bisa disampaikan lewat SMS (Short Message Service) tetapi juga lewat berbagai aplikasi masengger.

Meskipun beberapa aplikasi menyediakan fitur telepon yang bertarif lebih murah dibanding telepon reguler, tapi beberapa orang masih lebih suka berkomunikasi lewat SMS atau massenger dari pada telepon.

Terbukti banyaknya aplikasi masenger berbasis pesan text yang semakin menjamur meskipun beberapanya sudah bisa digunakan ber-telepon bahkan Video call.

Kenapa demikian, coba kita lihat beberapa alasan berikut ini, mungkin saja salah satunya pernah anda alami.

Masalah Jaringan
Komunikasi lewat telepon terkadang menjadi sangat sulit karena terganggu oleh kondisi jaringan yang naik turun yang bisa saja disebabkan karena cuaca atau memang jaringannya sedang maintenis (maintenance).

Hal ini membuat komunikasi terganggu dan pesan yang ingin disampaikan melalui telepon tidak dapat diterima dengan baik sehingga harus mengulang-ulang kalimat yang sama.

Akhirnya dapat menambah beban biaya telepon. Yang awalnya estimasi ngobrol hanya 1 menit malah over time hingga 2-3 menit.

Sedang sibuk
Beberapa orang yang sedang fokus mengerjakan sesuatu akan sangat merasa terganggu jika ada telepon masuk sehingga mengabaikannya.

Sedangkan jika SMS masuk maka akan cepat dan lebih mudah mengeceknya, karena mengecek SMS tidak membutuhkan waktu lama dan jika pun harus dibalas tidak menyita banyak waktu.

Handphone dalam kondisi silent
Karena handphone yang di setting dalam mode silent maka dering telepon ataupun SMS tidak terdengar.

Setelah beberapa saat ketika ingin mengetahui jam lewat handphone, baru sadar ada misscall atau SMS masuk.

Dalam kondisi ini biasanya orang lebih senang membalas miscall atau SMS tadi melalui pesan singkat.

Sedang ngobrol di real life
Saat sedang ngobrol dengan seseorang di kehidupan nyata membuat beberapa orang enggan mengangkat telepon karena khawatir akan mengganggu fokus pembicaraan dan dapat menyinggung lawan bicara yang sedang diajak ngobrol.

Sedang makan
Hal yang paling mengganggu jika harus mengangkat telepon ketika sedang menikmati santap siang saat istirahat misalnya.

Waktu istirahat yang singkat dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menyegarkan tubuh dengan memberi asupan nutrisi akan tersita dan menjadi tidak nikmat jika harus mengerjakannya sambil bertelepon.

Sebagian orang akan mengabaikan telepon yang masuk saat bersantap siang tapi masih bersedia membalas SMS, karena tidak terlalu mengganggu aktifitas makan.

SMS lebih singkat padat jelas
Menyampaikan pesan lewat sms lebih mudah dipahami. Hanya butuh sedikit waktu untuk menyampikan pesan melalui SMS dari pada telepon.

Jika lewat telepon kemungkinan akan menghasilkan obrolan yang lebih lama dari seharusnya, apalagi kalau pesan yang ingin disampaikan cukup rumit dipahami.

Ditambah lagi basa-basi yang tidak perlu biasa terjadi ditengah obrolan.

Meskipun basa-basi sebenarnya tidak selamanya berdampak buruk karena dapat menjalin silaturahmi yang baik.

telepon atau sms

SmS lebih murah
Tidak bisa di pungkiri, tarif SMS memang lebih murah di banding telepon. Apalagi kalau kondisi pulsa pas-pasan.

Tidak hanya SMS konvensional, pesan singkat melalui berbagai aplikasi massenger pun menghabiskan lebih sedikit kuota dari pada melakukan panggilan telepon melalui aplikasi yang sama.

Karena malu
Ini menjadi salah satu alasan kenapa orang lebih memilih SMS dari pada telepon. Rasa malu terkadang muncul ketika harus menelpon gebetan yang mirip Citra Kirana dan sudah diidamkan sejak lama.

Akhirnya lebih memilih SMS dari pada telepon lagipula keperluannya hanya untuk sekedar menyampaikan bahwa besok pagi akan ada rapat OSIS di twenty one.

Sedang istirahat
Beberapa orang sangat menghargai waktu dan memiliki jadwal yang sangat padat sehingga saat istirahat mereka tidak mau terganggu dengan dering telepon dan harus menjawab telepon. Bahkan telepon dari atasan sekalipun.

Karena waktu istirahat dirumah adalah waktu pribadi. Urusan kantor jangan sampai di bawa pulang kerumah, selain tidak masuk hitungan lembur, menggunakan fasilitas rumah untuk pekerjaan kantor tidak terhitung dalam gaji bulanan.

Sedang menikmati Me Time
Kalau sedang menikmati Me-Time rasanya akan sangat terganggu jika harus menerima telepon.

Saat seperti ini sudah sangat pantangan untuk mengangkat telepon, beberapa orang masih bisa toleransi untuk membalas pesan singkat.


Itulah alasan mengapa beberapa orang lebih suka SMS daripada Telepon, Bagaimana dengan Anda, lebih suka SMS atau Telepon?

0 Response to "Kenapa orang lebih suka SMS dari pada telepon"

Posting Komentar