Haruskah mengaktifkan IKLAN ADSENSE Berdasarkan MINAT?

Haruskah mengaktifkan iklan adsense berdasarkan minat?

Pertanyaan ini menjadi salah satu yang membingungkan bagi publisher adsense. Karena ini bisa mempengaruhi penghasilan dari nilai BPK dan RKT

Yang perlu diperhatikan adalah terkait iklan yang akan tayang pada halaman blog. Jika fitur ini diaktifkan maka iklan yang tampil akan menyesuaikan dengan minat pengunjung yang informasinya di gali dari chace browser serta riwayat penelusuran yang dilakukan oleh pengunjung.

Kondisi ini bisa jadi menguntungkan atau malah merugikan.

Begini sedikit uraian perbedaanya dan mungkin pendapat ini akan berbeda-beda sesuai pengalaman masing-masing webmaster publisher adsense.

DIAKTIFKAN

Untuk blog yang bersifat gado-gado dengan konten beragam yang dalam proses pembuatannya tidak terlalu terpaku dengan riset kata kunci tertentu, maka sebaiknya fitur ini diaktifkan untuk mempermudah tampilan iklan yang beragam meskipun tidak akan sesuai dengan topik yang di bahas dalam artikel.


DINONAKTIFKAN

Tapi sebaliknya bagi blog yang fokus pada keyword tertentu dan perlu riset sangat mendalam untuk setiap artikel yang akan di terbitkan maka fitur ini sebaiknya di nonaktifkan, agar iklan yang tampil lebih relevan dengan konten.

Rasanya kurang maksimal jika blog dibangun dengan tujuan menarget keyword tertentu sedangkan iklan yang tampil bergantung browser pengunjung.

Misalnya blog yang fokus membahas peralatan dapur, sejatinya nanti iklan yang muncul bisa iklan kulkas, panci, diskon kredit sutil, dan semua yang terkait dengan dapur.

Jika fitur berdasarkan minat di aktifkan maka iklan yang muncul bisa jadi iklan mobil, iklan perumahan, iklan handphone, iklan mesin penghancur batu.

Tentu saja iklan-iklan ini akan diabaikan karena sangat tidak relevan dengan artikel dan tidak sesuai dengan minat pengunjung.

Kenapa bisa iklan tidak relevan yang muncul...?

....Yaa Kan berdasarkan minat pengunjung..

nonaktifkan iklan berdasarkan minat


KESIMPULANNYA

Mengaktifkan dan menonaktifkan fitur Iklan berdasarkan minat perlu di pertimbangkan matang-matang karena bisa sangat mempengaruhi penghasilan.

Masalahnya ketika iklan yang muncul tidak sesuai dengan topik yang di bahas maka nilai kliknya akan rendah.

Sebaliknya ketika iklan yang tampil relevan dengan konten blog maka nilai per klik pun akan tinggi (tergantung niche).

TAPI jika Topik terlalu spesifik, maka kemungkinan akan sangat sedikit pengiklan dan persaingan perebutan slot iklan akan rendah, otomatis penghasilan pun tidak bisa maksimal.

Orang yang browsing resep masakan belum tentu suka dan hobi masak, mungkin saja orang yang sedang ingin belajar masak dan cari resep yang simpel. Sedangkan dalam history browsernya lebih banyak tentang komputer, game, Micro Cosmos atau hal lain yang jauh dari dunia masak.

Hal pertimbangan lainnya, ketika sudah capek riset keyword hingga topik terdalam menyentuh very long tail keyword tapi hasilnya tidak memuaskan karena ternyata tidak ada pengiklannya.

Sehingga jika targetnya sangat spesifik dan tergolong long tail keyword, sebaiknya tetap mengaktifkan fitur iklan berdasarkan minat.

Karena jika di paksakan menonaktifkan fitur ini di khawatirkan inventaris iklan sangat sedikit sehingga persaingan rendah atau malah tidak ada pengiklan sama sekali.

Bagaimana menurut anda ?

Leave a Comment

Click to comment